you're reading...
Awamologi

Maklumat Awamologi

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM. Pada hari ini, Sabtu, 22 Desember 2007 dini hari, kurang lebih pukul 01.45 WIB, saya proklamasikan kelahiran awamologi.

Demikianlah, pada hari itu, saya merasa menemukan cara pandang untuk menyikapi hidup ini. Cara yang sebetulnya telah lama melekat pada diri ini dan secara fitrah serta oleh agama yang saya anut, Islam, disediakan pijakannya.
Dari segi bahasa, awamologi adalah gabungan dua kata, “awam” dan “logi”. Kata “awam” berarti “bersifat umum, biasa, tidak istimewa”.Kata ini juga bisa berarti “orang kebanyakan, orang biasa (bukan ahli, bukan ‘yang hebat-hebat’)”. Hal ini bisa dilihat pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kemudian, kata “logi” berarti “ilmu”. Karena itulah istilah awamologi berarti “ilmu” menurut sudut pandang orang awam atau berdasarkan nilai-nilai keawaman dan ditujukan untuk orang awam pula atau yang bersetuju dengan nilai-nilai keawaman. Itu berarti ada prinsip-prinsip awami atau nilai-nilai keawaman yang dijadikan pegangan untuk memandang, mendekati, dan menyikapi apa saja dalam hidup ini. Jadi, bila dalam hidup ini kita ingin sukses, hal itu pun mesti dicapai dengan pendekatan awami alias memakai awamologi.
Sebagaimana telah disebutkan, Islam dan fitrah kita sebagai manusia memang menyediakan pijakan bagi awamologi. Artinya, prinsip-prinsip atau nilai-nilai keawaman mencakup semua nilai kebaikan yang disediakan agama, yang sesuai dengan fitrah kita. Bukankah kita ini memang hamba awam belaka di hadapan Sang Pencipta?
Sebagai istilah, awamologi memang diilhami oleh kelirumologi-nya Jaya Suprana. Namun khusus penggabungan kedua kata itu menjadi produk “ilmu” awamologi, ini adalah murni gagasan saya. Jadi, sayalah pemegang hak paten atas produk awamologi ini.
Di atas semua itu, pemicu terbesar atau muasal dari terciptanya awamologi ini tentu saja adalah Allah Subhanahu Wa-Taala yang telah mengkreasi keberadaan saya di dunia ini dengan bekal ciri-ciri kedirian yang awami.
Mudah-mudahan, kita semua bisa berbagi untuk saling memberdayakan dalam kerangka keawaman ini.

About Bahtiar Baihaqi

Sekadar ingin berbagi, dari orang awam, untuk sesamanya, orang awam pula dan mereka yang prokeawaman.

Diskusi

6 thoughts on “Maklumat Awamologi

  1. Kayaknya saya kenal dengan orang awam ini.
    Pernah ketemu di mana gitu.

    (Awam: Ah, bisa aja kamu. Kenal and ketemu di mimpi kali ya).

    Posted by ellysLP | November 27, 2008, 3:51 am
  2. saya pernah ketemu nih orang di surabaya tapi gak tau iya orangnya atau gak

    Posted by Pradivta | Mei 20, 2011, 8:02 pm

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: AWAMOPEDIA dan Maklumat Kesuksesan « Awamologi - September 5, 2010

  2. Ping-balik: AWAMOPEDIA dan Maklumat Kesuksesan « Awamologi - September 5, 2010

  3. Ping-balik: Muhasabah Terus? Wah, Payah! « Awamologi - Desember 8, 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: