you're reading...
Berita Awam

Dunia (Sepatu) Makin Ada-Ada Saja

macam2sepatuIni masih menyangkut serial peristiwa lemparan sepatu Muntazer al-Zaidi kepada si Bush. Bukan lagi tentang sepatunya sih, tapi mengenai pelemparnya, Zaidi. Rupanya, tindakan bersejarahnya melempari Bush itu menarik seorang bapak di Mesir untuk menawarkan putrinya dinikahi Zaidi. Sang putri, Amal Saad Gumaa, pun setuju dengan gagasan ayahnya, Saad Gumaa, itu.

sepatukaki

“Ini adalah sesuatu yang akan membuat saya terhormat. Saya ingin tinggal di Irak, terutama seandainya saya terikat dengan pahlawan (Zaidi) ini.” tutur Amal.

Walah, selain kini ditahan di penjara setelah terlebih dulu mendapat siksaan, Zaidi rupanya juga mendapatkan “anugerah dadakan”. Selanjutnya, apakah “lakon lemparan sepatu” ini akan terus memihak Zaidi atau tidak, aku tak tahu. Yang pasti, si gadis dan ayahnya itu sudah mantap dengan tawarannya. Itu yang aku baca di halaman internasional (hlm. 10), rubrik “Sosialita” koran Republika, Jumat, 19 Desember 2008.

“Saya tak menemukan sesuatu yang lebih berharga daripada menawarkan putri saya kepada dia (Zaidi) dan saya siap menyediakan apa saja yang diperlukan putri saya untuk pernikahan,” ucap mantap Gumaa yang mengaku sudah menghubungi Dergham, saudara Zaidi, mengenai tawarannya itu.

Ah, agaknya aku harus menemui para tukang semir dan sol sepatu untuk menceritakan perihal ini kepada tukangsol2mereka. Dari mulai peristiwa lemparan hinggasemirsepatu tawaran pernikahan, lengkap dengan kabar-kabar mutakhir menyangkut kisah ini. Mudah-mudahan, dengan begitu, mereka akan jadi sabar dan tabah menjalani profesinya. Siapa tahu pula mereka bakal terinspirasi. Misalnya melempari wajah para pejabat-koruptor yang mengurangi jatah dana negara (rakyat) yang mestinya bisa digunakan untuk menyejahterakan mereka. Semoga aku bukan termasuk provokator (atau apalagi koruptor), tetapi inspirator. Padahal cuma mengekor dan tukang molor. He he he, gak nyambung (Jaka Sembung bawa golok, ikut-ikut bersenandung biar hanya bermodal olok-olok ––eh, jangan ding, itu mah namanya goblok).

Update: Wah, ini aku tambahkan saja kutipan (ups, sori, minta izin ngutipnya belakangan) berita dari situs Koran Malut (http://koranmalut.wordpress.com/)soal “merek sepatu Zaidi” yang jadi laris manis.

Merek Sepatu yang Dilemparkan ke Bush Laku Keras

Diarsipkan di bawah: BERITA — koranmalut @ 16.04
Tags: INTERNASIONAL

INSIDEN pelemparan sepatu ke Presiden AS George W Bush mendatangkan keuntungan bagi perusahaan pembuat sepatu Turki. Perusahaan tersebut adalah yang memproduksi merek sepatu yang dipakai wartawan Irak, Muntazar al-Zaidi melemparkan ke Bush beberapa waktu lalu.

Permintaan akan sepatu tersebut melonjak tajam sejak insiden pelemparan sepatu pada 14 Desember lalu di Baghdad, Irak. Hal itu disampaikan Ramazan Baydan, pemilik pabrik sepatu di Istanbul, Turki tersebut. Dikatakannya, dalam sepekan terakhir dia telah menerima pesanan sekitar 300 ribu pasang sepatu model serupa yang dilemparkan ke Bush.

“Seseorang bahkan datang dari Amerika untuk mengupayakan hak distribusi,” kata Baydan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (20/12).

Pengusaha asal AS itu ingin menamai ulang model sepatu tersebut dengan nama “Sepatu Bush”. Sepatu yang mendadak laris-manis itu adalah sepatu kulit berwarna cokelat dengan sol yang tebal. Di Turki, sepatu tersebut dijual dengan harga senilai US$ 42. (dtc)

UPDATE lagi (23/12/08):

Dampak aksi lempar sepatu ke Bush terhadap permintaan sepatu buatan Turki pun naik tajam.

Tak dinyana, sang pembuat sepatu itu langsung mengenali sepatu “historis” tersebut bahwa sepatu itu adalah buatannya.

“Kami sudah memproduksi model spesifik itu, yang secara pribadi saya sendiri yang merancangnya, selama 10 tahun, jadi saya tidak mungkin tidak mengenalinya. Sebagai seorang pembuat sepatu, Anda tentu mengerti,” ujar Ramazan Baydan, seorang pembuat sepatu di Istanbul.

Meskipun klaimnya itu mustahil diverifikasi––karena pembuat sepatu dari Lebanon, China, dan Irak juga mengklaim apa yang kini menjadi salah satu sepatu terkenal di dunia itu––, pemesanan untuk sepatu buatan Baydan, yang sebelumnya dikenal sebagai Ducati Model 271 dan kini dinamai “Sepatu Bush”, datang dari seluruh penjuru dunia.

Tak kurang dari 15.000 pasang sepatu yang akan dikirim ke Irak sedang dalam proses produksi. Seorang distributor asal Inggris telah meminta menjadi wakil penjualan untuk Baydan Shoe Company di Eropa dengan pesanan pertama sebanyak 95.000 pasang dan sebuah perusahaan Amerika telah memesan 18.000 pasang sepatu. Empat distributor saat ini berkompetisi untuk menjadi wakil perusahaan itu di Irak di mana Baydan menjual 19.000 pasang sepatu model itu tahun lalu.

Sementara 5.000 poster iklan sepatu yang sedang dikirim ke Timur Tengah dan Turki memuat tulisan “Selamat Tinggal Bush, Selamat Datang Demokrasi” yang ditulis dalam bahasa Turki, Inggris, dan Arab.

Wartawan televisi yang melemparkan sepatu ke arah Bush, Muntazer al-Zaidi, 29, akan disidang pekan depan. Sementara sepatu historisnya itu telah dihancurkan.

Namun, Baydan menegaskan mengenali sepatu buatannya itu. Dari bobot sepatu yang masing-masing hanya di bawah 11 ons dan desainnya, Baydan mengaku terkesan dengan aerodinamika sepatu itu ketika dilempar. Kedua sepatu itu dilempar tepat ke arah kepala Bush dan meleset karena Presiden AS itu cepat menghindar.

Melemparkan sepatu ke arah seseorang adalah pelecehan berat di negara-negara Arab dan Bush tidak populis di sebagian kawasan itu. “Bush memberikan dampak ekonomi yang bagus sebelum lengser,” ujar Serkan Turk, general manager perusahaan sepatu Baydan.

Demikian berita ini dikutip dari New York Times via SINDO.

About Bahtiar Baihaqi

Sekadar ingin berbagi, dari orang awam, untuk sesamanya, orang awam pula dan mereka yang prokeawaman.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: