you're reading...
Sok Berbagi

Dongeng Alam dari Kak Awam

“MENDONGENGLAH! Mendidik anak dengan mendongeng itu mengasyikkan,” kata Kak Awam, “selain dapat menanamkan nilai-nilai kebaikan, banyak sekali manfaat yang akan didapatkan oleh anak ketika mendengarkan dongeng dan…ketika orang tua secara rutin mendongeng untuk putra-putrinya, akan terjalin hubungan yang sangat harmonis.”

Yap, Kak Awam rupanya amat meyakini kata-katanya itu. Makanya, dia mendedikasikan dirinya dengan berbagi dongeng buat anak-anak di mana saja berada. Pria yang memiliki sapaan akrab Kak Awam Prakoso ini tinggal di Jalan Musyawarah, Ciputat, Tangerang, Tlp. (021)98669520, 0818667798. Informasi perihal kegiatan mendongengnya ini dapat kita simak di sini: http://wongawam.blogspot.com/.

kakawam

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” Begitulah saat Kak Awam yang wong (orang) awam ini mulai berbagi cerita. Lalu meluncurlah kata-kata Kak Awam mengungkapkan ceritanya, dongengannya tentang alam semesta dan seisinya. Termasuk para pelakonnya, ya kita-kita ini manusia.

Secara khusus, kisah tentang alam lingkungan tempat kita hidup memang amat menarik, mengasyikkan, dan dapat menumbuhkan kecintaan serta kepedulian kita kepada alam. Jika hal ini mulai ditanamkan sejak anak-anak, tentu hasilnya akan sangat luar biasa. Kita semua jadi bisa hidup harmonis dengan alam. Cinta dan rindu kita kepada semesta (alam) pun tak lagi terbata-bata karena kita jadi terbiasa berbuat nyata bagi lingkungan dan sesama.

wongawam-blogspot-kakawamprakoso-dan-alam

Aku akhiri dulu penuturanku ini dengan puisi seorang anak bernama Achmad Fathony berikut ini (dari buku Cahaya Hati Bocah, Penerbit FLP Kaltim) yang semoga dapat menggugah kepedulian kita kepada alam tempat tinggal kita.

Hujan

Hujan deras tiba

Membasahi semua rumah

Rumah mulai kebanjiran

Semua orang mengangkat barang-barangnya

Kini semua orang bersedih hati

Karena tidak dapat makan dan minum

Baru sadar, kalau buang sampah sembarangan

Membuat selokan tersumbat lalu banjir

***


About Bahtiar Baihaqi

Sekadar ingin berbagi, dari orang awam, untuk sesamanya, orang awam pula dan mereka yang prokeawaman.

Diskusi

13 thoughts on “Dongeng Alam dari Kak Awam

  1. mas baihaqi, saya jadi ingat alm ayah saya yang suka mendongeng pada malam hari kepada kami, tiga orang anaknya. saya sangat menikmati cerita beliau sampai ikut menangis pada bagian yang mengharukan dan terbahak-bahak pada kisah yang lucu.

    dongeng ternyata memicu daya imajinasi saya saat itu sebagai anak, sebab saya jadi suka menulis, walaupun tidak pernah untuk kepentingan publikasi. baru sekarang setelah mengenal blog saya jadi punya media untuk memunculkan tulisan-tulisan sederhana saya kepada publik.

    selain itu, mendongeng akan membuat hubungan orang tua-anak lebih harmonis dan menciptakan waktu yang berkualitas (quality time). tak bisa disangkal, mendongeng bagi anak memang aktivitas yang bervitamin, mas.

    @Beruntunglah anak-anak yang mendapatkan vitamin itu. Makasih Mba Yulfi.

    Posted by marshmallow | Maret 14, 2009, 12:03 pm
  2. kayaknya awam ketemu awam nih. oia, tengkyu, saya sudah dapat kesediaan mas TYUD buat bikinin kartunnya.. trims ya!
    @Ya, syukurlah, kita kan mesti saling berbagi.

    Posted by MT | Maret 14, 2009, 1:03 pm
  3. tradisi dongeng sebelum tidur perlahan-lahan ‘hilang’ seiring dengan berkembangnya teknologi… kebanyakan anak-anak sekarang lebih senang bermain ‘video games’ sebelum tidur…
    anyway.. nice post🙂

    @Moga dengan kesadaran kita semua untuk mengembalikan tradisi itu, semampu kita, keadaan bisa lebih baik. Makasih Mba.

    Posted by Nurta San | Maret 14, 2009, 1:09 pm
  4. saya bingung mo dongeng pak bah. Lha wong pas pulang, anak udah tidur. Waktu siang, anaknya belum tidur, bapake budhal kerjo…weleh.weleh.
    @Jangan bikin kita jadi sedih gitu ah, wong senasib je. Paling ya mamaknya anak2 yang mendongeng. Klo kita ya pas hari libur (klo gak habis buat mendengkur gara2 kurang tidur….weleh2 juga).

    Posted by zenteguh | Maret 15, 2009, 12:06 am
  5. wah…senengnya blog boin di kunjungi Kak Awam alias Mas Baihaqi ^_^ makasih atas kunjungannya.

    Udah lama banget yakkk boin dengerin dongeng udah lupa kapan terakhir ngedengerin dongeng huuhhhh…he…he..

    Mas izin nge-link yakk n_n

    @Eit, Boin, yang Kak Awam pendongeng itu bukan diriku, coba simak lagi, itu Kak Awam Prakoso. Klo aku mah tukang parkir Baihaqi Awamologi. Silakan ditaut, moga berguna, tapi kan punyaku gak pake boso inggris lho In. Insya Allah aku sering kunjungi blogmu, biar terpacu belajar nginggris.

    Posted by boin | Maret 15, 2009, 12:12 am
  6. Beugh, zaman sekarang orang lebih suka nyetelin VCD hadiah dari kotak susu dancow atau indomilk atau film2 kartun islam malaysia (lupa judulnya).
    Btw headernya…
    cie cie cie😆

    @Jadi inget si Bonte di serialnya Deddy Mizwar: cie cie cie 😆

    Posted by Uchan | Maret 15, 2009, 9:20 am
  7. hari ini (kayaknya) anak lebih suka tidur dan didongengi makhluk bernama TV. padahal kita tahu tahu itu racun.

    @Ya, buat anakmu nanti jangan ya.

    Posted by antown | Maret 15, 2009, 12:28 pm
  8. aku juga pingin didongengi sama ibu, tapi dari dulu itu tak pernah terjadi hehehe. Gak kayak di tipi-tipi

    btw salam kenal ya…
    http://berpantun.wordpress.com/

    @Gak apa-apalah. Sekarang kita sendiri aja yang mencari dongengan, mendongengi diri sendiri. Makasih ya kunjungannya, salam kenal juga.

    Posted by berpantun | Maret 15, 2009, 5:59 pm
  9. sahabat
    aku mulai bisa OL lagi nih
    pake smart
    speedy, ampuuuun deh lemotnya

    semangat awam
    untuk keilmuan

    @Aku yang numpang di warung pun gitu. Komputer dan servernya kerap lelet juga. Mana disambi jaga warung, repot jg.
    Yap, biar awam tetep semangat.

    Posted by achoey | Maret 16, 2009, 12:03 am
  10. aku suka sekali dongeng mendongen… awalnya sih karena profesi, sebagai school librarian, tapi lama2 malah jadi jatuh cinta beneran sama dongeng. suka rada miris juga sih, kalo kebetulan ngedongeng buat anak2 SD negri yg ga biasa didongengin, mereka suka acuh ga acuh, ato bahkan ga dengerin dan malah ngobrol sama temennya… malah kadang, guru2nya juga mengangap dongeng ini cuman sebagi hiburan sesaat, bukan kebutuhan untuk mengembangkan daya imajinasi anak… pengen sih buat perubahan persepsi masarakat, tapi susah ya? sejauh ini cuman bisa ngedongengin buat sepupu2 dan keponakan2… itu juga seadawakatunya… ga bisa rutin…
    kalo dulu, saya sering didongengin setiap mau tidur siang sama almarhum kakek… dan kakak saya yg waktu itu baru bisa baca…
    semoga anak indonesia cinta dongeng ya… biar daya imajinasinya tinggi… biar bisa bermimpi, dan mewujudkan mimpinya…🙂

    @Wah, seneng aku, ada Miss Dongeng mampir ke sini.
    Jangan patah semangat Ismi tuk memasyarakatkan dongeng dan membuat anak2 menyukainya. Klo anak2 suka ngobrol sendiri itu mah bukan cuma saat didongengi aja kali. Bisa jadi jg mesti dicari trik-triknya. Aku sendiri bukan orang yang bisa mendongeng di publik seperti dirimu. Jadi sayang banget kalau dikau jadi malas berbagi dongengan kepada anak2 sekolah itu.

    Posted by missjutek | Maret 16, 2009, 4:13 am
  11. wah bagus blog nya ya kak,….
    jangan lupa kunjungi blog saya ya kak
    yantysa.wordpress.com

    @Lho, kemarin kan udah. Ya, nanti lagi klo ada kesempatan.

    Posted by yantysa | Maret 17, 2009, 9:06 am
  12. pak, kapan doonk sekali2 say apengen denger dongennya…
    tentang kancil or tentang kura2 juga gpp.
    kangen di dongengin ini..😀

    @Lho, klo dongenganku mah gak ada yang seru. Coba hubungi aja Kak Awam tuh.

    Posted by FaLLa | Maret 17, 2009, 11:30 am
  13. terima kasih sdh berkenan mampir ke blog aq. benar kang, jalinan jiwa dengan anak2 semakin harmonis manakala mereka mendengarkan kita mendongeng dengan antusias, tertawa bersama, komentar yg lucu2 dari mereka dan saat mereka membuat kesimpulan atas cerita, rasa haru terasa. Baru saja aku menceritakan dongeng tentang Kean Santang menjelang mereka tidur. salam semangat.

    @Iya, Bun, makasih. Moga juga program lomba mendongeng buat para ortu-nya bisa terlaksana. Yap, semangat.

    Posted by defidi | Maret 26, 2009, 11:54 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: