you're reading...
Sok Tahu

Politikana: Orang Awam pun Boleh Bicara Politik

Bagus juga nih. Ini ada media baru

Politikana

tempat buat kita ikut bicara dan berbuat tentang “politik” dalam arti yang luas. Di sini Anda bisa:
* memposting berita & opini
* memublikasikan foto teraktual
* menyatakan pendapat
* memvoting artikel & foto.

Aku lihat orang awam (entah siapa, ha ha ha) ikut-ikutan beropini di sana. Ini dia, aku kopikan saja selengkapnya.

Jika Pemilu Berparadigma “Imagine” John Lennon
1


Awam

Awam

20 jam yang lalu

Saya yakin banyak di antara kita yang sudah mendengar dan mengetahui filosofi makna lagu “Imagine” John Lennon. Lagu itu biasanya diputar di televisi untuk mengampanyekan perdamaian. Tak perlu detail memaknai kata per kata, tapi menurut saya maksudnya adalah John ingin agar dunia ini damai, baik-baik saja, tak perlu ada konflik dan pertumpahan darah, apa pun perbedaan yang ada di antara kita.

 

Lho, lalu apa hubungannya dengan pemilu?

 

Sejak pemilu di negeri ini dilaksanakan pertama kali hingga kini, saya yakin seyakin-yakinnya tak ada partai politik dan orang-orang yang mengajukan diri untuk dipilih berkampanye hendak menyengsarakan masyarakat dan bangsa ini. Semuanya bilang ingin memperbaiki kondisi bangsa dan negara. Sama dengan John, orang-orang itu juga ingin dunia-tepatnya dalam hal ini Indonesia-berada dalam kondisi baik, damai, dan makmur.

 

Selanjutnya, atas dasar “janji kampanye kebaikan, kedamaian, dan kemakmuran” itu, berarti siapa pun atau partai apa pun yang kita pilih dalam pemilu, kita tak perlu risau karena pastilah (semestinya) kebaikan berupa kesejahteraan dan ke-aman-damai-sentosa-an warga bangsa ini akan tercipta.

 

Kalau begitu, agaknya, atau malah semestinya, tak masalah benar orang Islam memilih partai Kristen atau partai komunis sekalipun (jika saja ada). Begitu juga sebaliknya. Karena toh semua pihak berjanji akan menciptakan kebaikan bersama bukan? Kalau kita hitung-hitung lagi, perbedaan itu cuma sebatas nama dan “sekadar” ideologi. Ah itu sepele. Bila semuanya bermaksud baik, mungkin yang relevan adalah syair lagu yang dilantunkan dengan suara parau oleh John berikut ini (saya kutipkan semuanya secara utuh). 

 

Imagine there’s no heaven, it’s easy if you try
No hell below us, above us only sky
Imagine all the people living for today…ahh

Imagine no more countries, it isn’t hard to do
Nothing to kill or die for, and no religion too
Imagine all the people living life in peace…you-hoo…

You may say I’m a dreamer
But I’m not the only one
I hope someday you’ll join us
And the world will be as one

Imagine no possessions, I wonder if you can
No need for greed or hunger, a brotherhood of man
Imagine all the people sharing all the world

***

 

Imagine!

 

 


Sebarkan


Digg
Delicious
MySpace

Tag: awam pemilu

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:



Mas Paman


17 jam yang lalu
Maunya sih ada lagu when dream comes true, gitu. Tapi sebelum sampai ke sana ada rame2 lantas masing2 pihak bilang, “Lha saya kan didului, ya membela diri dong.” Payah.

Silahkan login untuk memberikan pendapat.

Demikian. Hanya ada satu yang berkomentar. Tiga memberikan peringkat (rating) “lucu”, satu bilang “bagus”, satu lagi Mas Enda (Nasution) bilang “biasa” saja. Kalau menurut Anda bagaimana?

About Bahtiar Baihaqi

Sekadar ingin berbagi, dari orang awam, untuk sesamanya, orang awam pula dan mereka yang prokeawaman.

Diskusi

8 thoughts on “Politikana: Orang Awam pun Boleh Bicara Politik

  1. orang awam boleh bicara politik, tapi tidak boleh ikutan menikmati berkah politik…

    Posted by heruyaheru | Maret 18, 2009, 7:03 am
  2. Blog yang mencerahkan, bung. Mari kita terus sebarkan virus agar semua orang wajar berpolitik, secara bijak, cerdas, dan beradab, antara lain dengan cara menyebarkan virus agar semua orang punya blog. “Saya suka gaduhnya demokrasi,” kata James Buchanan.

    Salam dari Wonogiri.

    Posted by bambang haryanto | Maret 18, 2009, 11:46 am
  3. @Tuk Bung Heru:
    Iya juga ya. Boro2 dapet berkah, yang sering mah jadi sapi perah.

    @Buat Mas BamHar:
    Wow, akhirnya aku dikunjungi ma Bapak Epistoholik Indonesia. Jauh sebelum kenal blog, aku dah lebih dulu “kenal” tulisan2 dirimu di blogmu Mas. Kalaulah blog ini tampak sedikit “cerah”, itu tak lain salah satunya karena pengaruh kecerahan tulisan2 panjenengan. Makasih Mas BamHar.

    Posted by Bahtiar Baihaqi | Maret 18, 2009, 1:05 pm
  4. Salam salut
    Duhai awam yg hebat🙂

    @Jangan keseringan memuji, gak baik kata Nabi. 🙂

    Posted by achoey | Maret 18, 2009, 7:25 pm
  5. masak cuma baca berita politik mulu..
    saatnya berpolitikkk yeah…..:D

    @Yeahhh….😀

    Posted by zenteguh | Maret 18, 2009, 11:45 pm
  6. Psting yang bagus, ide2nya juga unik. Btw, mau tukeran link? sudah di link di blog saya. Silahkan dicek sambil berkunjung. Terimakasih. Buat teman2 blogger lain yang ingin tukeran link dengan saya dapat mengunjungi kedatangannya http://moelslife.blogspot.com/2009/02/tukeran-link-gratis-backlink.html
    Ditunggu kedatangannya.
    Salam kenal -moel-

    @Dengan senang hati, Moel. Dirimu pun segera masuk taut sahabat.

    Posted by moel | Maret 19, 2009, 7:39 am
  7. Politik ini terkadang Lucu dan Aneh, tadi malam (senin malam)di Acara Topik kita (ANTV)dibahas adanya perkumpulan perempuan yang menolag caleg yang menyetujui Poligami, nah disitu ada Pro dan Kontra, yang lucunya ada Caleg dari Golkar, kalau enggak salah namanya Jefrey Geovani, yang bilang “saya ini termasuk suami yang takut istri jadi saya memang tidak setuju Poligami”. Bagi saya pernyataan tersebut lucu, karena kalau takut istri ngapain jadi Caleg, mendingan Istrinya aja yang jadi caleg.

    Kan susah kalau mau buat kebijakan, eh Istrinya enggak setuju, jadinya kan enggak jadi, wong takut istri.

    Lebih bijak kalau beliau berkata, “saya ini sayang istri, sehingga tidak ingin menduakannya . . .” kedengarannya lebih Gentle . . . daripada bilang takut istri, jadi ingat sinetron suami suami takut Istri yang KONYOL banget . ..

    @Ya, makanya kita mesti belajar berpolitik agar tidak awam dan lucu-lucu atau konyol.

    Posted by Alamsyah | Maret 31, 2009, 11:34 pm

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: PALESTINA, AKULAH DARAHMU* « Awamologi - September 3, 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: