you're reading...
Sok Puitis

Kebanggaan yang Ternoda

“Kakekku pemimpin negeri, tapi kakekku satu lagi masuk bui.”

Oh, dengan apa gerangan mesti menghapus noda sejarah itu dari memori cucu tercintaku? Padahal, citra demi citra telah dan harus terus dijaga begitu rupa. Kini, orang-orang begitu bernafsu mencoreng-coreng popularitasku. Anak bungsuku pun disebut-sebut dalam daftar saru: para penerima dana Century yang menggiurkan itu. Ah, kapan aku bisa nyaman bekerja menyejahterakan bangsa?

(Bisa jadi, kau hanya perlu rutin berpuisi lagi, mewiridkan zikir-istigfar dalam sunyi hingga kau bisa bangun bugar tiap pagi. Aku hanya bisa berdoa demi kebaikanmu karena nasibku sedikit banyak tergantung juga pada langkah-langkah baikmu).

Salam awam dariku.

Ket.: Gambar diambil dari sini.

About Bahtiar Baihaqi

Sekadar ingin berbagi, dari orang awam, untuk sesamanya, orang awam pula dan mereka yang prokeawaman.

Diskusi

One thought on “Kebanggaan yang Ternoda

  1. tolong saja jangan terlalu berprasangka buruk seperti itu. bukti belum jelas .

    @Lho, memang terbaca ya prasangka burukku? Kan soal kebanggaan yang meluntur itu menyangkut Pak Pohan yang masuk bui. Memang, bisa jadi kebanggaan itu akan tambah luntur bila SBY gak cepat tanggap mengatasi masalah, tapi sibuk jaga imej bagi diri dan keluarga saja.

    Posted by ha.taufik | Desember 7, 2009, 3:50 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: