you're reading...
Berita Awam

SELINGKUH Itu Sama Sekali TAK INDAH

Masih terpikir untuk berselingkuh lantaran terpicu ungkapan “selingkuh itu indah”? Nauzubillahi minzalik. Coba saja simak kejadian nyata berikut ini.

“Pasangan Selingkuh Tewas Overdosis Obat Kuat”. Begitulah berita yang kubaca di Koran Tempo, Jumat, 21 Mei 2010, halaman B1. Isinya amat sangat memprihatinkan sekali.

Sebenarnya agak ragu-ragu aku menuliskan hal ini lantaran para pelakunya meninggal dunia. Namun kok rasanya peristiwa ini teramat sangat layak sekali untuk tak diteladani sehingga pantas untuk dicatat sebagai pengingat. Maka, baiklah, penyebutan terhadap orang-orang yang bersangkutan dengan kejadian ini sedikit disamarkan.

Aku tak habis pikir lantaran dua orang yang berselingkuh ini terbilang berasal dari keluarga berpendidikan dan makmur. Si perempuan, 40 tahun, dan si lelaki, 48 tahun, sama-sama merupakan pegawai negeri sipil. Si lelaki merupakan orang nomor dua di Dinas Perhubungan Kota Depok, Jawa Barat. Si perempuan seorang guru sekolah dasar di Sawangan, Depok.

Padahal, suami si perempuan adalah teman si lelaki. Menurut sumber Koran Tempo, mereka terbilang sangat dekat, bahkan melebihi hubungan antarsaudara kandung. Kedekatan mereka terjalin sejak masa kuliah. Suami si perempuan saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban di Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Depok. Baik si lelaki maupun suami si perempuan sama-sama pernah jadi camat di wilayah Depok.

Jadi, si perempuan punya suami terhormat. Si lelaki juga––mestinya––orang terhormat. Namun, sayang, mereka memilih menghancurkan kehormatan itu.

Di Kamar A30 Hotel De Parunk, Bogor, mereka ditemukan tewas dalam kondisi berpelukan. Penyebabnya karena overdosis obat yang mereka konsumsi.

“Mungkin obat kuat,” kata Kepala Polsek Parung Ajun Komisaris Lukito kemarin. Tapi sumber Koran Tempo di Pemerintah Kota Depok menyatakan mereka kelebihan mengonsumsi obat perangsang. Si lelaki juga memiliki riwayat penyakit jantung.

Diperoleh keterangan, mereka masuk kamar hotel pukul 11.00 WIB setelah tentu saja terlebih dulu meninggalkan kantor saat jam kerja. Seharusnya pasangan itu sudah keluar pukul 16.00 WIB, tapi hingga pukul 19.30 WIB mereka belum juga meninggalkan kamar.

Asep Saepudin, asisten manajer hotel, beberapa kali menghubungi telepon Kamar A30. Karena tidak ada jawaban, bersama seorang anak buahnya, dia mendobrak pintu. Ternyata pasangan penghuninya sudah terkapar di lantai kamar, tak bernyawa, dan dalam posisi berpelukan.

Menurut seorang saksi, saat ditemukan, pasangan itu tidak mengenakan pakaian. Namun itu dibantah Lukito, Kepala Polsek Parung. “Memang berpelukan, tapi tidak telanjang. Mereka berpakaian lengkap,” ujarnya.

Sebenarnya, menurut sumber Koran Tempo lainnya dari pegawai Pemerintah Kota Depok, suami si perempuan sudah mencium gelagat sang istri “ada main” dengan sobatnya. “Masih diawasi, tapi belum ada bukti,” katanya.

Yang pasti, pihak keluarga enggan menyemayamkan jenazah pasangan selingkuh ini di rumah duka. Jenazah mereka langsung dilarikan ke daerah asal masing-masing, yakni Tasikmalaya dan Pandeglang.

Sebuah akhir yang buruk, nyawa melayang dan jasad “terbuang”. Nauzubillahi minzalik.  ***

About Bahtiar Baihaqi

Sekadar ingin berbagi, dari orang awam, untuk sesamanya, orang awam pula dan mereka yang prokeawaman.

Diskusi

8 thoughts on “SELINGKUH Itu Sama Sekali TAK INDAH

  1. Nauzubillahi minzalik.

    Semoga jadi pelajaran buat kita semua agar tidak melakukannya.


    @Semoga pernikahanmu aman, lancar, selamat, dan berkah. Semoga kalian jadi keluarga bahagia dunia dan akhirat sehingga jauh dari selingkuh. Maafkan aku gak bisa dateng.

    Posted by achoey | Mei 23, 2010, 8:32 am
  2. tercoreng hingga mayatnya pun sempat menerima penolakan

    @Nauzubillahi minzalik. Semoga Allah mengampuni mereka.

    Posted by sunarnosahlan | Mei 23, 2010, 10:36 am
  3. knp msh terjadi hal sprti ini…apakah ada yg salah di masyarakat ini…

    @Tentu saja banyak kesalahan yang dilakukan masyarakat sehingga menularkan kesalahan yang lain. Maka, mulai dari kita masing-masing mengurangi kesalahan sehingga hidup ini akan makin baik. Amin. Kuncinya, kita mesti saling peduli untuk sama-sama mengurangi kesalahan dan memperbanyak kebaikan.
    Maafkan atas ceramahku ini. :D

    Posted by masfaj | Mei 23, 2010, 12:03 pm
  4. saya juga dapat info ne mas,..
    riset membuktikan orang yang suka slingkuh itu IQ nya rendah,..
    klo d pikir secara logika seh ada bener nya juga,..

    @Yang lebih pasti lagi, rendah kecerdasan spiritualnya.

    Posted by cara mengatur keuangan | Mei 26, 2010, 6:43 pm
  5. Istilah kek gitu cuma orang yang doyan selingkuh kang, biar nutup2in aibnya.. *ngerasa😀

    @Ya memang perasaan itu salah satu penentunya, mesti dikendalikan pikiran. Jangan sebaliknya.

    Posted by Miftahgeek | Mei 26, 2010, 11:50 pm
  6. Mungkin maunya puber lagi, tapi malah terasa diuber-uber dosa.
    Oh ya, kang, alamatku kembali ke muhshodiq.wordpress.com.
    Yang shodiq.com nggak kupakai lagi.

    @Iya, Mas, nanti aku koreksi lagi tautannya.

    Posted by M Shodiq Mustika | Mei 31, 2010, 10:23 pm
  7. hmmm.. komentarku tadi kayaknya masuk spam


    @Iya, dah aku setujui. Mungkin karena ada penyebutan lebih dari tiga alamat tautan (dua di komen, satu lagi di kolom url) sehingga tersangkut filter otomatis.

    Posted by M Shodiq Mustika | Mei 31, 2010, 10:24 pm
  8. menengok kembali Pak

    Posted by sunarnosahlan | Juni 5, 2010, 7:32 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: